Ateis Menerima Pancasila (Dialog Tentang Pancasila)

15 05 2011

Alex Zulkarnain NoerDars: Dik tri sebagai orang atheis bagaimana anda memposisikan diri anda dengan Pancasila khususnya sila pertama ?

Wong Bebas Merdeka :di hapuskan…

Alex Zulkarnain NoerDars: Apanya di hapuskan ?
Wong Bebas Merdeka: sila pertama…

Alex Zulkarnain NoerDars: Dengan menghapus sila pertama itu artinya dik tri telah menempatkan orang-orang atheis sama dengan orang islam radikal yang ingin mengganti dasar negara kita Pancasila dan dengan begitu orang bisa mensamakan orang atheis dengan PKI ! .

Wong Bebas Merdeka: pak alex sama juga dengan islam yang mempakemkan al quran… ideologi bangsa dan dasar negara tidak harus pakem pak…

Alex Zulkarnain NoerDars: Dik tri kita tidak perlu merubah pancasila atau pun menghapus sila pertama karena orang atheis tidak bermasalah dengan sila tersebut bunyinya khan ketuhanan yang maha esa dan bukan percaya kepada tuhan yang menciptakan bumi seisinya atau peSelama penafsiran ketuhanan luas dan itu bisa berarti apa saja , kecuali kalau makna ketuhanan yang maha esa di tafsirkan secara sempit oleh kelompok islam radikal bahwa hanya mereka lah yang menyembah tuhan yang maha esa karena umat lain menyembah trinitas , tritunggal , banyak tuhan ataupun tidak ada tuhan sama sekali , makanya umat islam mati-matian menggolkan piagam djakarta agar tuhan yang ada dalam pancasila menjadi tuhannya umat islam / allah swt.

Jadi sila pertama sudah mewakili semua golongan termasuk orang atheis , bukankah kita orang atheis mempunyai tuhan dalam artian psikologis.

Wong Bebas Merdeka: tuhan memang bisa diartikan dalam berbagai perspektif pak… tapi akan jadi maslah jika masuk dalah UU dan dasar negara yang menjadi otoritas dari pemerintah… di atur oleh pemerintah… sudah jelas agama dan tuhan adalah pilihan dan urusan pribadi… tidak ada urusannya dengan UU dan pemerintah…

Hariyono Rek: sudah salah dari awalnya. Mustafa Kemal, Gandhi,Azad, Nehru Thomas Jefferson dah berani jadi sekuler

Wong Bebas Merdeka: ini bukan masalah anti agama atau phobia pak… ini berkenaan dengan penyelesaian segala sesuatu pada manusia dengan hukum tanpa berlandaskan irrasionalitas dan prasangka…

Hariyono Rek: ‎Wong Bebas Merdeka, coba Cek trio Azad, Nehru, Gandhi adalah orang yg deket dengan agama. Azad seorang ulama, Gandhi seorang Hindu saleh, dan Nehru seorang sarjana sanskrit. Tp di saat bernegara mereka berani bersikap sekuler sbg blue print India modern

Joko Sukisno: dalam bernegara orang harus bisa memainkan music/ orkestra/ gamelan…dimulai dari komando dirigen/ ketukan nada kentongan dalam ketoprak/ nada gedog dalam wayang..lalu nanda nada ringan..baru penutupnya gong. geerrrr…atau drumm…jreenng…itulah pancasila seharusnya dimulai dari sila kedua..humanisme..baru sela terakhir..ketuhanan yang maha esa…jangan gongnya didepan..geger terus..salah kaparah setiap pembukaan sesuatu dimulai dari gong..itu penutupan kalau mau tau filsafat gong…inilah salah kaprahnya Pak harto dulu..bikin gedung DPR saja bina GRAHA…graha artinya serakah..harusnya huruf kawi `GRHA Artinya gedung…

Wong Bebas Merdeka : ‎Joko Sukisno yeah… setuju pak… jadi segala tindak kekerasan di kaji dulu secara kemanusiaan dan keadilan baru dalam perspektif agama… tidak akan terjadi yang mayoritas agama menuduh zionis dan kafir kaum minoritas agama dan kaum minoritas agama tidak asal menuduh bigot kaum mayoritas agama… Hariyono Rek thanks informasinya pak… saya baca-baca dulu baru komentar…

Alex Zulkarnain NoerDars: Dik tri , justru kalau menurut saya dasar sebuah negara harus pakem dan tidak bisa di rubah karena itu fondasinya sebuah negara , kalau ada yang bisa di rubah / diamandemen yaitu Undang-undang karena akan sangat berbahaya kalau dasar sebuah..Pancasila sudah cukup lumayan bisa memayungi kita semua selama pengertian dan penafsirannya tidak dipersempit oleh kaum radikal..
‎Hariyono Rek : Alex Zulkarnain NoerDars. Ya udah , sila Ketuhanan yg Maha Esa kan sebuah kecelakaan sejarah. Saya juga g paham knapa Sukarno g sekeras Azad, Nehru atau Gandhi. La apa kita kira Gandhi takut kelompok HIndu sableng Shiv Shena, kan ga? Kedua, apakah Sukarno cs lebih alim drpada Gandhi jadi pake Tuhan segala dlm sistem kenegaraan? La trus orang Jain yg ateis apa Budha yg agnostik dikemanain? Pas aq ke bali kemaren, anak2 Hindu juga mengklaim ketuhanan yg maha esa koq. Ngaco juga kalo radikal islam memonopoli sila ketuhanan tg Maha esa. yg dibaca sebagai Tawhid. Tawhid yg mana? Sesuai dgn model Wahabi yg kaku, apa yg model saya (NU) atau Syiah yg bertawasul. Jadi di antara muslim sendiri saling klaim.saya juga tanya ngapain aja para pendiri bangsa kita yg sekuler, Yamin, Rajiman, Syahrir dll? Koq bengong aja?

Alex Zulkarnain Noerdars: Benar , saudara Hariyono , tp setidak tidaknya , mereka sudah mencegah Indoensia dr sebuah ide untuk menjadikan kita sebgai negara agama. Kita tidak bisa memungkiri, Indonesia dikelilingi nilai2 spiritualitas, yg itu tdk berarti agama Islam, Kristen, HIndu dan Budha , tp kita juga punya Kejawen (seperti teman kita Kusuma Wijaya dan nilai2 spitualitas yg laen. Dan sebenarnya seperti saudara Hariyono bilang semua harus diakomodasi. Kita menerima Pancasila (sila pertama) dgn pengetian yg luas, yaitu spiritualitas.





AKU (WANITA) … DAN … KAU (PRIA) FEMINISME DALAM PUISI.

20 10 2010

Aku … dan … kau
Kalau engkau adalah sang raja dimuka bumi ini , maka aku adalah sang ratu pembuat kehidupan dibumi ini.

Aku … dan … kau
Dikisahkan dalam dongeng kitab kuno ” bahwa aku tercipta dari tulang rusukmu , namun dalam faktanya engkau bahkan ‘ tuhanpun ‘ terlahir dari dalam perutku.

Aku … dan … kau
Dalam mitologi kuno ‘ adam dan eve ‘ aku selalu ditempatkan dalam posisi bersalah atas terbuangnya manusia ke bumi ini , bahkan agama pun menempatkan diriku sebagai simbol setan penggoda seksualitas mu , karena itulah kau bungkus tubuhku dari ujung rambut sampai ujung kaki agar kau tidak tergoda , tapi lupakah kau , bahwa kaulah sang dewa nafsu ? , yang meletakkan nafsu mu dimana saja ! kapan saja ! dan kepada siapapun sesuka hatimu ! untuk kemudian kau campakkan aku !.

Aku … dan … kau
Engkau ada dan hadir di bumi ini karena keberadaanku , demikian pula denganku , kita ada karena adanya hubungan yang harmoni diantara kita berdua tanpa ada pihak yang menindas ataupun tertindas.

Aku … dan … kau
Tidak aku ! , tidak pula kau ! yang dominan ataupun diutamakan didalam kehidupan ini , tetapi kita berdualah yang harus diutamakan.

Aku … dan … kau
Superioritas peradaban , stagnasi peradaban atau bahkan inferioritas peradaban generasi mendatang ditentukan oleh hubungan harmoni diantara kita.

Aku … dan … kau
Aku dan engkau tidak untuk dipertentangkan atas nama apapun !!! , baik atas nama agama , suku , bangsa , ras atau bahkan gender sekalipun ! , melainkan kita adalah partner yang setara didalam segala aspek kehidupan.

Aku … dan … kau
Kalau engkau bisa diibaratkan dengan sekrup maka aku adalah murnya , tanpa mur sekrup tidak akan berfungsi dengan baik , begitupun sebaliknya tanpa sekrup murpun tidak ada gunanya.

Aku … dan … kau
Didalam bercinta kita saling mengisi , andaikan penismu laksana cangkul dan air manimu laksana pupuk dan air yang mengaliri sawah , maka vaginaku adalah sawah yang subur bagimu untuk bercocok tanam.

Aku … dan … kau
sifat maskulin mu adalah bentuk perlindungan mu kepada ku , sedangkan sifat femininku adalah perwujudan rasa sayangku padamu.





SEBUAH UNGKAPAN HATI KEPADA LEONY Vh.

22 09 2010

Leony … ,
Sejak pertama kumelihatmu aku terpesona , kala itu usiamu masih sangat belia … 14 tahun.

Leony … ,
Senyummu , lesung di pipimu yang manis dan polos , diusia belasan memikat hati setiap pria yang menatapmu , termasuk diriku yang menjelang senja.

Leony … ,
Aku tak pernah menghitung waktu , namun setiap melihat bertambahnya usiamu kurasakan betapa roda kehidupan berputar begitu cepat , sang waktupun telah merubahmu dari seorang gadis yang manis menjadi wanita dewasa yang cantik dan mandiri.

Leony … ,
Perjumpaan diantara kita memang hanyalah sekilas yang tidak penting bagimu namun sangat berarti bagiku , memang tiada tegur sapa diantara kita , tapi serasa kau begitu dekat dihati ini.

Leony … ,
Kau menjadi sumber inspirasiku didalam berfikir , berbuat dan berkarya , bahkan kau selalu hadir didalam setiap langkahku , disetiap detak jantungku , walau itu hanya dalam ilusi dan mimpi-mimpi indahku di malam hari.

Leony … ,
Mungkin saja aku cinta padamu , tapi mungkin juga tidak ! , apabila cinta diartikan memberi untuk mendapatkan sesuatu atau harus memiliki dirimu maka itu berarti aku tidak mencintaimu.

Leony … ,
Pastinya … aku mengasihimu , karena kasih adalah hakekat dari cinta atau dengan kata lain ” setiap orang bisa mencintai tapi tidak semua orang bisa mengasihi ” , dalam cinta kita memberi untuk mendapat sesuatu sedangkan ‘ kasih ‘ adalah pancaran kebaikan yang kita berikan tanpa batas , tanpa imbalan , tanpa pamrih , sebab kasih itu suci dan megah.

Leony … ,
Diusiamu yang kedua puluh tiga kuharap dirimu dihadapanku tetaplah putih , seputih merpati walau ” debu-debu kehidupan ” akan semakin banyak menerpmu.

Leony … ,
Teruslah berkarier dan jangan pernah berhenti ataupun menyerah oleh rintangan dan cobaan , karena hidup ini memang kejam serta tidak adil , apabila engkau berhenti dan menyerah pada keadaan maka itu sama saja kematian , sebab hidupmu , mimpimu dan cita-citamu haruslah tetap diperjuangkan , aku disini selalu mengasihimu kemarin , hari ini , esok dan selamanya !.

KETERANGAN :

Saya Alex Zulkarnain Noerdars , S.sos / Pastor tanpa tuhan memang sangat menyukai Leony Vh terlepas dari dia seorang artis ataupun tukang jual jamu bahkan andaikan dia seorang gelandangan / gembel saya tetap akan selalu menyukainya karena saya menyukainya dari luar maupun dalam.

Sebagai seseorang yang tidak menpertuhankan nafsu seksual , saya lebih menyukai menghidupkannya didalam fikiran saya untuk kemudian memacu saya untuk berbuat dan berkarya daripada saya harus menghadirkannya sebagai sebuah realitas.

Hari ini Leony Vh (my favorite lady) 20 September berulang tahun yang ke 23 , pertambahan usia disatu sisi namun pengurangan vitalitas fisik disisi yang lain , saya tidak bisa memberi bunga ataupun ciuman sayang melainkan hanyalah sebuah puisi tentang perasaan saya padanya dan arti dirinya bagi saya.

Ditulis oleh : Alex Zulkarnain Noerdars , S.sos / Pastor tanpa tuhan.
Kategory : My Favorite Lady.





Tuhan itu (mililk) kita semua (sebuah syair / puisi solidaritas untuk hkbp , ahmadiyah , lia eden dll yang mengalami penindasan spiritual).

26 08 2010

Tuhan itu milikku orang yang tertindas ! , namun tuhan juga milik para penindasku.

Tuhan itu milik orang baik sepertiku tapi aku menyadari tuhan juga milik orang jahat , bukankah orang baik dan orang jahat diciptakan dan berdoa kepada tuhan yang sama ?.

Para pelacur dan germopun berhak memiliki tuhan sebagaimana para ulama , pendeta , pastor , bhikhu memilikinya.

Tuhan itu bukan hanya milik dan monopoli satu agama saja bahkan orang yang tidak beragamapun seperti kejawen berhak memiliki tuhan yang sama !.

Dipanggil dengan nama apapun … apakah Allah SWT , Yesus , Yahwe , Elochim , Hyang Widhi Wassa ataupun Gusti Pangeran dia tetaplah tuhan yang sama !.

Tuhan alam yang menciptakan bumi , manusia dan seisinya tidak pernah menciptakan agama yang memecah belah manusia kedalam jurang perbedaan antara seiman dan tidak seiman , seagama dan tidak seagama , yang diselamatkan dan tidak diselamatkan.

Kalau engkau bisa membangun masjid untuk berdoa dan memuji tuhan maka akupun punya hak yang sama untuk membangun Gereja , Pura , Vihara dan tempat ibadah lainnya tempatku untuk memuji tuhan , bukankah kita menyembah tuhan yang sama ? hanyalah caranya saja kita berbeda.

Tuhan terlalu luas hanya untuk dibatasi agama karena terkadang manusialah yang menjadikan tuhan sempit sesempit agama mereka dan berbicara dan bertindak mengatasnamakan tuhan.

Memahami Tuhan laksana menghirup segarnya udara , meminum jernihnya air artinya dengan apapun kita merasakannya intinya tetaplah air dan udara … jadi didalam memahami tuhan bukanlah masalah benar ataupun salah yang harus diperdebatkan !.

Hai bung !!! , jangan kau monopoli tuhan !!! , tuhan itu bukan bapakmu , ibumu , istrimu ataupun rumahmu yang bisa kau gunakan untukmu sendiri ! , tapi kau harus mau berbagi dengan banyak orang karena setiap orang berhak memiliki tuhan dengan persepsinya masing-masing.

Kalau bung keberatan berbagi tuhan dengan orang lain jadikan saja bapakmu , ibumu , istrimu , rumahmu sebagai tuhan dan sembahlah mereka ! , saya jamin engkau bisa memonopoli tuhan yang demikian karena kami tidak akan menyembahnya , kami hanya menyembah tuhan alam … tuhan pencipta alam semesta … tuhan milik (kita) semua !.

Akhirnya … , jangan kau jadikan tuhan sebagai alat ataupun dinding yang kokoh dan jurang pemisah kasih dan cinta diantara sesama umat manusia , … jangan kotori tanganmu dengan darah dan kekerasan atas nama tuhan karena tuhan milik (kita) semua dan sebaliknya kita semua milik dan ciptaan tuhan.

KETERANGAN :
Puisi / syair ini dibuat oleh saya Alex Zulkarnain Noerdars , S.sos / Pastor tanpa tuhan , saya adalah seorang Atheis yang berarti menolak segala bentuk konsep tentang tuhan dan agama namun walaupun saya sangat respeck dan mengapresiasi terhadap teman-teman saya , masyarakat yang beragama dan percaya akan adanya tuhan dan mereka tidak memutlakkan kebenaran agamanya dan menyalahkan kebenaran yang terdapat diluar agamanya , sebaliknya saya sangat membenci mereka yang memaksakan kebenarannya , agamanya kepada orang lain dan melarang orang lain menjalankan keyakinan dan kepercayaannya.

Pada tanggal 7 Agustus jamaat Huria Kristen Batak Protestan di Bekasi tepatnya di Pondok Timur Indah diintimidasi dalam menjalankan keyakinannya oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan ” warga ” , tidak hanya itu mereka bahkan dilarang membangun gereja , kekerasan psikologis yang dilakukan oleh ” warga ” kepada jemaat HKBP kalau dibiarkan akan berubah menjadi kekerasan fisik , ini bukan satu-satunya dimana sebuah keyakinan mayoritas menindas keyakinan minoritas atau bahkan aliran-aliran kepercayaan baru yang dianggap sesat oleh keyakinan mayoritas seperti Ahmadiyah dan Lia Eden.

Saya Alex Zulkarnain Noerdars S.sos / Pastor tanpa tuhan meminta pemerintah untuk tidak menekan , melarang , menangkap ajaran dan tokoh aliran kepercayaan baru selama ajaran tersebut tidak memaksakan ajarannya , tidak melakukan terorisme dan tidak berusaha menggulingkan pemerintah yang sedang berkuasa , dunia spiritual sangat luas dan tidaklah cukup ditampung oleh 5 agama saja apalagi kehidupan berjalan dinamis sedangkan agama yang ada cenderung stagnan , lagipula dengan menangkap dan melarang tokoh dan ajaran aliran kepercayaan baru pemerintah telah mengambil alih wewenang dan hak preogratif tuhan yang akan mengadili benar atau salah mereka dihari kiamat.





PASTOR TANPA TUHAN : ” NEGARA LEBIH MEMENTINGKAN URUSAN VAGINA DAN PENIS KETIMBANG MAHALNYA DAN NAIKNYA HARGA KEBUTUHAN POKOK “

23 07 2010




‘AKU MATI HARI INI’ (TINJAUAN TENTANG KEMATIAN DARI PERSPEKTIF ATEISME)

11 07 2010

Aku mati hari ini …
kurasa diri ini terangkat tinggalkan raga , ringan melangkah , lincah bergerak , itulah rasanya.

Aku mati hari ini …
Kudapati hanya ada 2 warna disini , putih dan hitam , terangnya putih bukanlah cahaya sorga seperti yang kukira selama ini dan kubaca dalam kitab yang disebut ” suci (?) ” , demikian pula pekatnya hitam tidaklah berarti alam siksa kubur atau neraka , tak kudapati apapun baik diputih maupun hitam … , tidaklah seperti anggapan yang ada di dunia bahwa putih identik dengan kebaikan , kesucian dan hitam merupakan perwujudan sangkala atau kejahatan.

Aku mati hari ini …
Terus kumencari Sorga juga Neraka , tapi tidak juga kudapati tempat itu … kecuali kekosongan , keheningan dan ketiadaan , kutunggu dan kumenanti malaikat Munkar dan Nakir (yang didalam sebuah kitab dikatakan akan mengintrogasi manusia) dan mungkin aku bisa bertanya padanya dimana letak surga dan neraka berada atau paling tidak aku bisa bertanya padanya dimana yang lainnya karena disini aku sendiri , kutunggu dan terus kumenanti tapi si Munkar dan Nakir tidak juga menampakkan batang hidungnya.

Aku mati hari ini …
Kumerenung dan kuingat pelajaran agama di dunia … , kalau kita mati maka kita bisa bertemu dengan mereka yang sudah mendahului kita , kupanggil paman dan sahabatku yang telah tiada , ” Paman … Paman ! , Nelta … Nelta ! , dimana kalian ??? ” teriakku , tak ada jawaban kecuali gema suaraku sendiri dan kusadari kebodohanku mana mungkin aku bisa bertemu mereka yang sudah mati dan akan kupanggil apa salah seorang kakekku yang meninggal diusia 15 tahun ? , masa harus kupanggil kakek ? padahal usiaku menjelang 40 tahun , kusadari agama telah menipu dan mencekoki ku dengan doktrin tentang kematian , betapa rancu dan kacaunya kalau kita bertemu dengan orang tua , saudara dihari kematian ataupun dihari akhir tentunya suasananya lebih kacau dan lebih gila dari pasar malam.

Aku mati hari ini …
Semakin kumerenung semakin hampa terasa diri ini … , Sorga , Neraka , Munkar-Nakir boleh saja tidak ada tapi Tuhan pasti ada ! maka kupanggil nama Tuhan … tapi nanti dulu ! , Tuhan yang mana ? , yang Arab ? , yang Yahudi ? atau Roma ? ataukah Rama yang dari India ? … ah peduli amat yang penting Tuhan , bukankah seharusnya Tuhan berlaku Universal ? untuk segala bangsa bahkan segala agama ! dan bukan malah membuat manusia terpecah-belah bahkan saling membunuh seperti sekarang ? … maka kupanggil Tuhan …Tuhan … Tuhan siapapun engkau datanglah aku tak ingin sendiri disini , please Tuhan kumohon dengan sangat ! , tapi tak jua ada jawaban , tak ada tanda-tanda akan datangnya Tuhan , yang ada hanya kesunyian.

Aku mati hari ini …
Kuingin kembali tak ingin kudisini , tapi … tapi kulihat tubuhku dimasukkan kedalam liang kubur … tidak !!! jangan kubur ragaku !!! , aku masih ingin hidup sebab hidup adalah Superioritas tertinggi manusia tidak Sorga ! , tidak Neraka yang hanya ilusi , kalau perlu kuingin hidup selamanya !!!.

Aku mati hari ini …
Kucoba bangun dari tidurku ini pasti mimpi buruk … , tapi kulihat nyata nisanku yang terbuat dari kayu tertulis Alex Zulkarnain N , 25-02-1974 – 14-April-… , dan bau tanah kuburku yang masih segar dan merah yakinkan aku kalau aku memang sudah mati.

Didalam kematianku kusadari …
Ikatan persaudaraan , pertemanan dan kekerabatan hanya berlaku didunia saja karena setelah kematian yang ada hanyalah ketiadaan , kelahiran adalah awal dari segalanya maka kematianpun adalah akhir dari segalanya tanpa ada kehidupan sesudah mati , sesungguhnya manusia berasal dari ketiadaan dan akan kembali kepada ketiadaan dan kehampaan , yang disebut Tuhan adalah ciptaan alam bawah sadar manusia sebagaimana kebutuhan manusia akan seorang ayah / pelindung dan kebutuhan manusia akan sang pengadil / hakim untuk membenarkan yang dianggap benar dan menyalahkan yang dianggap salah.

Ditulis oleh : Alex Zulkarnain Noerdars , S.sos





FILM 3 HATI , 2 DUNIA , 1 CINTA : PLURALISME SETENGAH HATI ?.

9 07 2010

Pemain : Reza Rahardian , Laura Basuki , Arumi Bachsin , Henidar Amroe , Roby Tumewu , Ira Wibowo.

Film ini bercerita tentang seorang pemuda keturunan Arab yang bernama Rosyid (Reza) yang jatuh cinta kepada Delia (Laura) gadis keturunan tionghoa dan beragama Katholik , singkat kata kedua orang tua / keluarga baik dari pihak Rosyid maupun Delia berusaha dengan segala cara memisahkan cinta keduanya.

Saya Alex Zulkarnain Noerdars , S.sos / Pastor tanpa tuhan tertarik untuk meresensi film ini karena film ini mencoba menyentuh wilayah yang masih dianggap sensitif oleh mayoritas masyarakat Indonesia yaitu cinta / nikah beda agama bisakah dan mungkinkah dilakukan ? , memang pada awalnya film 3 Hati menjanjikan banyak hal mulai dari pendrobakan atas tradisi , pandangan-pandangan yang reformis tentang Islam dan kemungkinan adanya solusi dalam film ini , mengingat thema yang diangkat banyak dialami oleh masyarakat , tetapi dalam perkembangannya tokoh Rosyid yang semula begitu bersemangat untuk mendobrak nilai-nilai tradisi didalam Islam pada akhirnya justru mencapai anti klimaksnya dan sebaliknya film yang tadinya seperti akan merubah pandangan tradisional didalam Islam justru akhirnya kembali menguatkan pandangan tradisional didalam Islam misalnya tentang muslim yang diwajibkan memakai peci putih dan tentang Islam dalam menyikapi pernikahan beda agama masih tetap kaku dan semuanya berlalu begitu saja dengan mengambang.

Saya Alex Zulkarnain Noerdars , S.sos / Pastor tanpa tuhan , melihat bahwa film 3 hati mencoba untuk mengangkat nilai-nilai Pluralisme didalam Islam walaupun sangat terkesan ” setengah hati ” / keterpaksaan sehingga hasilnyapun masih jauh dari harapan Pluralisme itu sendiri yaitu kebersamaan didalam perbedaan sedangkan film 3 hati justru lebih menekankan Pluralisme didalam Islam yaitu untukmu agamamu dan untukku agamaku (Al-Kafirun ayat 6).

Film 3 hati justru semakin menguatkan stigma salah / keliru masyarakat tentang tuhan dan agama , masyarakat Indonesia masih beranggapan bahwa lain agama lain pula tuhannya oleh karena itulah perbedaan agama selalu dijadikan alasan untuk memisahkan cinta 2 anak manusia , oleh karena itu saya Alex Zulkarnain Noerdars , S.sos / Pastor tanpa tuhan melihat bahwa film 3 hati gagal dalam menyebarkan / mengedukasi masyarakat dengan nilai-nilai Pluralisme , bukankah kita tahu persis bahwa tuhan itu satu dan agama hanyalah alat / ciptaan manusia untuk bisa mengerti / memahami tuhan yang tentunya setiap agama tidak bisa lepas dengan adat-istiadat tempat agama tersebut diciptakan jadi tidak semestinya perbedaan agama menjadi kendala bagi 2 anak manusia untuk melangsungkan pernikahan.

Saya melihat film 3 hati sangat berat sebelah dalam melihat persoalan semuanya hanya dari sisi Islam Wahabi , konservatif dengan mengabaikan pandangan Islam Modernis seperti : Gus Dur dan Nurcholis Madjid juga diabaikannya penampilan dan pendapat seorang pastor yang tentunya akan lebih memberi warna film 3 hati , karena gereja Katholik tidak melarang pernikahan beda agama karena gereja Katholik bisa menerima kebenaran diluar kristen.

Saya Alex Zulkarnain Noerdars , S.sos / Pastor tanpa tuhan memuji acting Reza Rahardian yang sangat total dalam film ini , sebaliknya dengan Laura Basuki yang menurut saya kurang berhasil mengangkat emosi penonton disaat mana seharusnya Laura Basuki bisa mengeksplorasi kesedihan dan emosinya sehingga tidak menjadi adegan yang biasa-biasa saja. Pujian saya berikan pada Arumy Bachsin yang walaupun hanya tampil dalam beberapa scene dan minim dialog tapi mampu menampilkan sosok gadis Muslimah , Sholeha tanpa harus berceramah cukup dengan bahasa tubuhnya Arumy mampu menampilkan kesan yang kuat sebagai gadis Muslimah dan alangkah baiknya kalau film 3 hati lebih pede untuk menampilkan puisi karya sendiri yang bertema pluralisme daripada ” numpang ” nama besar W.S. RENDRA yang puisinya tidak sinkron dengan tema cinta beda agama dalam film 3 hati.

Ditulis : Alex Zulkarnain Noerdars , S.sos / Pastor tanpa tuhan.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.